kompetisi bisnis,

Menang Bersaing Bisnis dengan Metode Analisa Sudut Pandang

21.20 SIMPANG suwir 2 Comments

Selamat datang kembali kawan pembaca. Terimakasih telah berkunjung kembali.

Kali ini kita kita akan membahas salah satu prinsip yang bisa kita gunakan  untuk menyikapi persaingan bisnis yang semakin hari semakin ketat. Prinsip sudut pandang telah wajar digunakan dalam berbagai bidang. Bidang yang paling sering membahas tentang sudut pandang adalah sastra prosa. Namun kita juga bisa menggunakannya dalam bidang bisnis untuk menangani persaingan bisnis kita.

Kita juga sebenarnya sering menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita sering menebak-nebak apa yang sedang dipikirkan orang. Tapi itu kita lakukan sambil lalu saja. tidak kita pandang sebagai sebuah metode analisa kondisi bisnis.

Persaingan pasar sering kali mematahkan langkah kita menjalankan usaha. Persaingan pasarsering kali terlihat rumit dan membangkitkan emosi sang pelaku bisnis. Padahal kita bisa menyelesaikannya dengan duduk, emngumpulkan data dan melakukan analisa. Salah satu analisa yang bisa kita berlakukan adalah metode analisa sudut pandang. Dengan catatan analisa ini kita lakukan dengan seksama, tidak sambil lalu dan dengan kemampuan imajinasi yang mencukupi.

Persaingan bisnis membuat kita ingin tahu, apa sebenarnya yang terjadi di dalam tubuh badan bisnis lawan. Dengan metode analisa sudut pandang yang serius dan memadahi, kita bisa mengetahuinya walaupun pesaing menutup rapat-rapat informasi internal mereka. Bagaimana bisa?

Sebagai satu contoh saja, ada satu soal Matematika yang membuat hevboh netizen dunia di bulan April 2015. Soal Matematika tersebut adalah soal matematika olimpiade Matematika SMP di Singapura yang sangat sulit untuk diselesaikan seperti yang diberitakan Kompas.com. Beberapa hari kemudian muncullah jawaban yang ternyata bisa memecahkan permasalahan itu.

persaingan bisnis, pengertian persaingan bisnis, persaingan dalam bisnis, strategi persaingan bisnis, makalah persaingan bisnis, menghadapi persaingan bisnis, strategi pemasaran dalam persaingan bisnis, kompetisi bisnis, langkah langkah bisnis, pemasaran bisnis, langkah bisnis, trik pemasaran, rahasia sukses


Namun, penjelasan penyelesaian kasus tersebut terlihat masih sangat rumit untuk dipahami kalayak umum.

Sebenarnya penyelesaiannya bisa dipahami sebagai metode analisa sudut pandang, dengan ini sedikit informasi saja sudah bisa membuat kita mengetahui informasi lebih banyak. Bagaimana jalan nalar metode sudut pandang untuk memecahkan suatu masalah sulit dengan informasi terbatas??

Kembali lagi, anda harus duduk dengan lebih tenang dan membaca artikel Jawaban Sederhana Soal Matematika Singapura yang Gemparkan Dunia dengan seksama.

Persaingan bisnis bisa dihadapi dengan kondisi yang tetap tenang, tanpa menggalang demonstrasi protes kepada pesaing atau bahkan baku hantam. Di lain waktu akan kita coba memperlihatkan kasus real tentang bisnis yang bisa dipecahkan dipecahkan dengan metode analisa sudut pandang.

2 komentar:

Setelah membaca artikel di atas, pasti ada komentar yang ingin kamu sampaikan. Silahkan post komentar kamu. Saya tunggu..

blambangan,

DAMAR WULAN DAN SEJARAH BLAMBANGAN (versi II)

00.29 SIMPANG suwir 0 Comments

Cerita Damar Wulan - Kawan pembaca, setelah membahas cerita Minak Jinggo dan Sejarah Blambangan (versi I), kali ini kita akan membahas Kisah Minak Jinggo, Damar Wulan dan Sejarah Blambangan versi II. Versi ini adalah versi yang menjadi patokan alur cerita film layar lebar berjudul "Damarwulan MinakJinggo (Sebuah Legenda Majapahit)" yang diputar di bioskop pada tahun 1983 seperti yang telah didokumentasikan berupa sinopsis film di situs Indonesiafilmcenter.com.

Karena sifatnya sendiri yang berupa film, maka dibutuhkan beberapa penyesuaian sudut pandang sehingga bisa menambah nilai komersil film tersebut. Dalam film tersebut sudit pandang yang diambil adalah ada pihak baik yang dianggap sebagai bintang utama pembela kebenaran, yakni Damarwulan dan pihak antagonis sebagai musuh, yakni Minak Jinggo.

minak jinggo, cerita damar wulan, blambangan, umbul umbul blambangan, legenda damar wulan, cerita damarwulan dan minakjingga, minak jinggo dan damarwulan, pusaka minak jinggo, cerita legenda damarwulan, cerita legenda damar wulan
Minakjinggo dan Damarwulan versi wayang
Cerita bermula ketika Adipati Blambangan, Minak Jinggo dikabarkan ingin memberontak kepada kerajaan Majapahit yang saat itu dipimpin Ratu Suhita atau Ratu Ayu Kencana Wungu. Tentu saja kesaktian Minak Jinggo beserta gadha sakti Wesi Kuning merupakan ancaman yang serius bagi Ratu Ayu. Menghadapi kondisi semacam itu Ratu Ayu Kencana Wungu menggelar sayembara yang berbunyi "Barang siapa dapat membunuh Minak Jinggo akan mendapatkan hadiah diperbolehkan menikahi Ratu Ayu dan akan dijadikan Raja Majapahit.

Suatu malam Ratu Ayu bermimpi mengenai petunjuk bagaimana cara mengatasi pemberontakan Minak Jinggo, yaitu dengan mengutus seorang pemuda pengurus kuda sang patih bernama Damarwulan. Keesokan harinya Ratu Ayu memrintahkan Patih Logender untuk menemukan Damarwulan dan mengutusnya untuk membunuh Minak Jinggo.

Lalu muncullah Damarwulan sebagai pemuda yang disukai banyak orang, memiliki paras tampan dan berbudi perkerti baik. Damarwulan diperlihatkan sebagai tokoh utama yang disanjung semua orang sedangkan Minak Jinggo diperlihatkan tokoh jahat buruk rupa yang dibenci semua orang.

Sang patih sendiri yang bernama Logender memiliki dua putra bernama Layang Seto dan Layang Kumitir yang membeci dan sering menyiksa Damarwulan dan memiliki seorang putri bernama Anjasmoro yang justru menyukai Damarwulan. Sang patih bisa dengan mudah menemukan Damarwulan dan memerintahkannya untuk pergi membunuh Damarwulan. Maka berangkatlah Damarwulan untuk membunuh Minakjinggo seperti yang diperintahkan.

Namun di dalam hati Patih Logender sebenarnya menginginkan putranya yang akhirnya mampu membunuh Minakjinggo, menikahi Ratu Ayu dan menjadi Raja Majapahit. Maka disusunnya rencana busuk untuk membuat keinginannya itu menjadi kenyataan.

Di sisi lain, Damarwulan mampu membuat dua selir Minak Jinggo Dewi Wahita dan Dewi Puyengan untuk mencuri gadha sakti Wesi Kuning Minak Jingg dan memberikannya kepada Damarwulan. Akhirnya Damarwulan mampu memenggal kepala Minak Jinggo dan segera kembali ke Majapahit.

Ditengah perjalanan ke Majapahit, Damarwulan dihadang Layang Seto dan Layang Kumitir. Damarwulan berhasil didorong ke jurang oleh keduanya. Lalu keduanya kembali ke Majapahit dan mengaku bahwa mereka berdua yang mampu mengalahkan Minak Jinggo. Namun hal ini membuat Ratu Ayu ragu akan kebenaran paengakuan itu. Sedangkan Damarwulan tenyata masih hidup karena ditolong arwah ayahandanya dan segera kembali ke Majapahit.
minak jinggo, cerita damar wulan, blambangan, umbul umbul blambangan, legenda damar wulan, cerita damarwulan dan minakjingga, minak jinggo dan damarwulan, pusaka minak jinggo, cerita legenda damarwulan, cerita legenda damar wulan
Cerita Damar Wulan wujud dalam bentuk wayang

Mengetahui Damarwulan kembali ke Majapahit, Ratu Ayu yakin bahwa yang membunuh Minak Jinggo sebenarnya adalah Damarwulan. Ratu Ayu mengambil keputusan untuk mengadakan adu tanding antara duo Layang Seto dan Layang Kumitir dengan Damarwulan. Siapa yang menang, dialah yang dinyatakan sebagai juara sayembara dan berhak menikahi Ratu Ayu serta menjadi Raja Majapahit. Adu laga digelar dan Damarwulan yang akhirnya menang. Damarwulan menjadi Raja Majapahit dan memperistri Ratu Ayu Kencana Wungu.

Melihat kenyataan itu, Patih Logender ambil tindakan. Dia mengarahkan Layang Kumitir untuk merangkul kerajaan-kerajaan kecil yang berniat memberontak kepada Majapahit untuk menggelar pemberontakan secepatnya. Patih juga mengarahkan agar Layang Seta membujuk dua orang saudara Damarwulan untuk memerangi Damarwulan dan membunuhnya.

Ketika Damarwulan menghadapi dua orang saudaranya itu, arwah ayahanda Damarwulan kembali hadir dan melerai duel ketiga putranya tersebut. Selanjutnya tiga bersaudara ini bersama-sama menghadapi para pemberontak dan berakhir dengan kemenangan. Begitulah kisah Damarwulan, pemuda tampan pujaan semua orang.

0 komentar:

Setelah membaca artikel di atas, pasti ada komentar yang ingin kamu sampaikan. Silahkan post komentar kamu. Saya tunggu..

ciri guru profesional,

Kompetensi Profesional Guru Hebat dan Penerapannya

22.55 SIMPANG suwir 0 Comments

Kompetensi Profesional Guru - Halo pembaca sekalian. Kali ini kita akan membahas tentang 4 poin kompetensi guru. Seperti yang disebutkan kompetensi.info tentang kompetensi guru bahwa kompetensi guru dan dosen telah diatur UUD dan bisa dipahami dengan 4 poin seperti di bawah ini :

A. Kompetensi Pedagogik
Pada poin ini Guru diharapkan dapat mengenali siswa-siswanya (peserta didik), merancang dan menjalankan proses pembelajaran, mengevaluasi hasil dari proses pembelajaran tersebut dan membantu siswa-siswanya dalam mengaktualisasi bakat dan minatnya.


B. Kompetensi Kepribadian
Poin kepribadian ini mendorong para guru untuk menampilkan kepribadian yang baik. Diantaranya menampilkan diri sebagai manusia yang telah matang, stabil, berwibawa, arif, bijaksana, berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan yang baik bagi para siswanya.

C. Kompetensi Profesional Guru
Pada dasarnya keprofesionalitasan sangat terkait dengan posisi guru yang berada di bawah pimpinan kepala sekolah dan tanggung jawab menyeluruh terhadap pendidikan para siswanya di lingkungan sekolah. Namun yang lebih di sorot kali ini adalah kemampuan dirinya dalam menguasai materi pembelajaran, materi-materi yang bisa mendukung proses pengajaran beserta kurikulum, struktur dan pola pikir keilmuan yang semuanya diharapkan dapat membantu guru dalam menggelar proses pembelajaran yang baik dan efektif.

D. Kompetensi Sosial
Kompetensi sosial tentu saja sangat terkait dengan kemampuan berkomunikasi dan positioning dalam hubungannya dengan para siswa, hubungannya dengan sesama guru dan atasan, ketika berkomunikasi dengan wali siswa dan masyarakat sekitar. Tentunya hubungan dan komunikasi yang baik itu akan membuat proses pengajaran semakin baik sekaligus memberikan contoh kepada para siswa bagaimana cara bersosial dengan baik.

0 komentar:

Setelah membaca artikel di atas, pasti ada komentar yang ingin kamu sampaikan. Silahkan post komentar kamu. Saya tunggu..

blambangan,

MINAK JINGGO DAN SEJARAH BLAMBANGAN (versi I)

23.40 SIMPANG suwir 0 Comments

Minak Jinggo - Kali ini kita akan membahas kisah Minak Jinggo dan Kerajaan Blambangan. Ada beberapa versi cerita yang mengisahkan putra Blambangan yang satu ini. Namun kali ini kita akan mencoba membahas salah satu versi yang diyakini penulis sebagai versi yang paling mendekati kebenaran sejarah dari beberapa sumber di internet.

Awal cerita bermula di istana kerajaan Majapahit dimana Ratu Suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencono Wungu merasa resah akan serangan-serangan Kebo Marcue. Kebo Marcuet sendiri digambarkan sebagai mahluk manusia berkepala kerbau yang sakti dan tidak terkalahkan. Telah dicoba untuk membunuhnya dengan mengirimkan banyak pasukan, namun Majapahit tidak juga berhasil memusnahkan Kebo Marcuet.

minak jinggo, cerita damar wulan, blambangan, blambangan motor, umbul umbul blambangan, pura blambangan, raja blambangan, blambangan umpu, hindu di jawa, sejarah minak jinggo, legenda damar wulan, minak jinggo blambangan, makam minak jinggo, cerita damarwulan dan minakjingga, tari minak jinggo, minak jinggo dan damarwulan, pusaka minak jinggo, cerita legenda damarwulan, minak jinggo banyuwangi, cerita minakjinggo, cerita legenda damar wulan, sejarah minakjinggo
Pemeran Minak Jinggo dalam Karnaval
Raden Ayu Kencana Wungu sebagai ratu mengambil tindakan menggelar sayembara bahwa barang siapa yang mampu membunuh Kebo Marcuet akan mendapatkan hadiah diperbolehkan mempersunting Ratu Ayu dan menjadi Raja Majapahit. Sayembara dengan hadiah menggiurkan ini sampai di telinga Adipati Blambangan Bhre Wirabumi yang bergelar Minak Jinggo dan saat itu juga Minak Jinggo memutuskan untuk mengikuti sayembara tersebut.

Dengan Gadha (pentungan) Wesi Kuning-nya (besi kuning), Minak Jinggo berhasil mengalahkan Kebo Marcuet. Diceritakan pula bahwa siapapun yang dihadapkan pada gadha Wesi Kuning milik Minak Jinggo akan lemas dan ambruk dengan mudahnya. Walaupun begitu, Kebo Marcuet juga ternyata memiliki kesaktian sehingga mampu melukai beberapa bagian tubuh Minak Jinggo sehingga Minak Jinggo yang awalnya tampan rupawan menjadi cacat buruk rupa.

Melihat rupa fisik Minak Jinggo yang telah buruk itu Ratu Suhita atau Kencana Wungu ingkar janji dengan menolak pinangan Minak Jinggo. Tentu saja kondisi ini membuat Minak Jinggo marah dan melakukan penyerangan untuk mendapatkan haknya mempersunting Putri Ayu dan menjadi Raja Majapahit. Untuk menghadapi Pemberontakan Adipati Blambangan, Ratu Ayu kembali menggelar sayembara, barang siapa yang mampu membunuh Bhre Wirabumi atau Minak Jinggo akan diperkenankan mempersuntingnya dan menjadi raja di Majapahit.

Seorang pemuda bernama Dharma Sasongko yang selanjutnya sering disebut sebagi Damar Wulan adalah pemuda tampan yang bertugas mengurusi kuda-kuda Patih Lohgender, patih Majapahit masa itu. Dua putra Mahapatih tidak menyukai Damar Wulan, Layang Seto dan Layang Gumitir justru cendrung memusuhi dan sering melecehkan Damar Wulan karena iri dengan ketampanan dan ketenarannya. Patih Lohgender juga memiliki seorang putri bernama Anjasmoro yang menyukai Damar Wulan. Patih Lohgender sendiri lebih cendrung membela dua putranya karena Patih juga ingi dua putranya tenar dan menjadi kebanggaan Majapahit.

Layang Seto dan Layang Gumitir semakin membeci Damar Wulan ketika mendengar Damar Wulan diutus Ratu Ayu untuk pergi ke Blambangan dan membunuh Minak Jinggo karena itu berarti Damar Wulan memiliki potensi untuk bisa mempersunting Rata Ayu nantinya dan menjadi raja Majapahit. Damar Wulan akan semakin cemerlang sedangkan mereka berdua harus tunduk kepada pemuda yang selama ini mereka lecehkan. Maka mereka membangun rencana untuk menjegal langkah Minak Jinggo.

Telah terkenal ke seantero negeri tantang kehebatan Gadha Wesi Kuning Minak Jinggo, tahu akan hal itu Damar Wulan mendekati kedua selir Minak Jinggo yang bernama Dewi Wahita dan Dewi Puyengan yang mana keduanya dikisahkan berasal dari keluarga ningrat masing-masing di Bali. Karena ketampanan, keramahan dan sikapnya yang mempesona, akhirnya Dewi Wahita mau diminta mencuri Gadha Wesi Kuning Minak Jingga dan memberikannya kepada Damar Wulan dengan perjanjian yang sudah disetujuai semua pihak berupa Damar Wulan akan menikahi Dewi Wahita dan Dewi Puyengan setelah mengalahkan Minak Jinggo nantinya.

Sangat bisa ditebak bahwa Damar Wulan jadi tidak terkalahkan dengan Gadha Wesi Kuning di tangannya. Minak Jinggo mati di tangannya, lalu Damar Wulan memenggal kepala Minak Jinggo untuk dibawa ke Majapahit dan dijadikan sebagai bukti kepada Ratu Ayu bahwa dirinya telah berhasil membunuh Minak Jingga.

Di dalam perjalanan, di sebuah gunung, Damar Wulan dihadang Layang Seto dan Layang Gumitir dengan tujuan merebut kepala Minak Jinggo. Maunya kalau Layang Seto dan Layang Gumitir berhasil membunuh Damar Wulan dan merebut kepala Minak Jinggo, keduanya bisa menghadap Ratu Ayu dan mengaku bahwa mereka yang telah membunuh Minak Jinggo dengan bukti kepala Minak Jinggo yang ada di tangan mereka sehingga salah satu dari mereka akan mempersunting Ratu Ayu dan menjadi Raja di Majapahit.

minak jinggo, cerita damar wulan, blambangan, blambangan motor, umbul umbul blambangan, pura blambangan, raja blambangan, blambangan umpu, hindu di jawa, sejarah minak jinggo, legenda damar wulan, minak jinggo blambangan, mgunung gumitir banyuwangi, gunung kumitir, akam minak jinggo, cerita damarwulan dan minakjingga, tari minak jinggo, minak jinggo dan damarwulan, pusaka minak jinggo, cerita legenda damarwulan, minak jinggo banyuwangi, cerita minakjinggo, cerita legenda damar wulan, sejarah minakjinggo
Gunung Gumitir Banyuwangi

Namun khayalan indah itu tidak pernah menjadi kenyataan, yang ada justru Layang Seto dan Layang Gumitir mati di tangan Damar Wulan di atas gunung itu. Kini gunung tempat mereka bertiga berduel saling membunuh biasa disebut Gunung Gumitir karena Layang Gumitir mati di sana. Gunung Gumitir sendiri merupakan perbatasan antara Banyuwangi dan Jember.

Pembahasan lebih lanjut tentang Gunung Gumitir bisa dibaca di artikel (klik) Kota Banyuwangi.

Pada akhirnya Dharma Sasongko atau Damar Wulan menjadi Raja Majapahit, menikahi Ratu Ayu Suhita atau Ratu Ayu Kencana Wungu, Menikahi Anjasmoro, Menikahi Dewi Wahito dan Dewi Puyengan.
 
Minak Jinggo dan Sejarah Blambangan (versi II) telah kita bahas di artikel berikutnya. 

0 komentar:

Setelah membaca artikel di atas, pasti ada komentar yang ingin kamu sampaikan. Silahkan post komentar kamu. Saya tunggu..

Baca Juga